breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
Kuliah Akuntansi Jangan Cuma Jago Hitung Ini 9 Skill yang Perlu Disiapkan Sebelum Masuk Dunia Kerja
Akan kuliah Akuntansi? Kenali 9 skill, mulai dari software, analisis data, pajak, komunikasi, problem solving, hingga integritas sebelum masuk dunia kerja.
Sedang kuliah Akuntansi dan sebentar lagi mulai mencari kerja? Jangan hanya fokus mengejar nilai dan ijazah. Peluang kerja bidang akuntansi memang cukup luas, dengan penghasilan yang bisa berada di kisaran Rp6 juta hingga lebih dari Rp30 juta per bulan, tergantung posisi, pengalaman, dan sertifikasi. Tetapi sebelum sampai ke tahap itu, ada bekal lain yang perlu kamu siapkan.
Perusahaan sekarang tidak hanya membutuhkan orang yang bisa menghitung. Kemampuan teknologi, analisis data, komunikasi, dan problem solving juga semakin penting. Nah, skill apa saja yang sebaiknya mulai kamu bangun sejak masih kuliah?
1. Pahami Dasar Akuntansi dan Keuangan
Teknologi memang membantu banyak pekerjaan akuntansi, tetapi dasar ilmunya tetap harus kamu kuasai. Pastikan kamu memahami siklus akuntansi, mulai dari penjurnalan, buku besar, neraca saldo, hingga penyusunan laporan keuangan.
Kamu juga perlu memahami laporan laba rugi, neraca, arus kas, laporan perubahan modal, PSAK, dan IFRS sebagai bekal ketika masuk ke dunia kerja.
2. Mulai Terbiasa dengan Software Akuntansi
Pencatatan keuangan sekarang semakin banyak dilakukan menggunakan teknologi. Karena itu, jangan hanya mengandalkan kemampuan mengerjakan laporan secara manual.
Coba kenali software seperti Accurate, Mekari Jurnal, dan Xero. Kamu juga bisa mulai mengenal sistem ERP seperti SAP, Oracle, Microsoft Dynamics, atau HashMicro. Selain itu, Microsoft Excel atau Google Sheets tetap penting. Mulai dari VLOOKUP, INDEX MATCH, dan Pivot Table sampai pengolahan data yang lebih lanjut.
3. Belajar Membaca Data Keuangan
Ketika melihat laporan keuangan, jangan hanya fokus pada angka yang tertulis di dalamnya. Coba pahami apa yang sebenarnya sedang terjadi pada bisnis.
Kemampuan analisis data dapat membantu membaca rasio likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas. Kamu juga bisa belajar forecasting untuk melihat kemungkinan kondisi keuangan berdasarkan data sebelumnya.
Baca juga: Tanda Staf Pembukuan Siap Melanjutkan Kuliah S1 Akuntansi
4. Bisa Menjelaskan Angka dengan Bahasa Sederhana
Tidak semua orang di kantor memahami istilah akuntansi. Karena itu, kamu perlu belajar komunikasi, menulis, dan presentasi agar hasil pekerjaanmu bisa dipahami oleh manajer maupun divisi lain.
Kemampuan menggunakan PowerPoint, Canva, atau Tableau juga dapat membantu ketika harus menyajikan laporan dan data secara visual.
5. Pahami Pajak dan Aturan Keuangan
Pengetahuan tentang pajak bisa menjadi skill tambahan ketika kamu mulai bekerja. Setidaknya, kamu bisa mengenal PPh 21, PPh 23, PPh 25, dan PPN serta aturan yang berkaitan dengan pekerjaan keuangan.
Kalau ingin mendalami bidang perpajakan, Brevet Pajak A dan B dapat menjadi salah satu pilihan. Sertifikasi seperti CPA atau CFA juga bisa dipertimbangkan sesuai bidang yang ingin kamu tekuni.
6. Latih Kemampuan Problem Solving
Di dunia kerja, masalah yang dihadapi akan sangat kompleks. Bisa saja kamu menemukan selisih angka, transaksi yang tidak sesuai, atau masalah arus kas.
Karena itu, biasakan mencari tahu penyebab masalah sekaligus memikirkan solusinya. Kemampuan problem solving akan membuatmu tidak hanya menemukan kesalahan, tetapi juga mampu memberikan langkah penyelesaian.
Baca juga: Membangun Jaringan Profesional bagi Staf Operasional Bisnis: Bangun Relasi lewat Kontribusi Kecil
7. Kemampuan Negosiasi Tetap Dibutuhkan
Pekerjaan akuntansi bisa membuatmu berhubungan dengan sales, HRD, operasional, vendor, hingga pihak bank. Dalam kondisi tertentu, kamu juga membutuhkan negosiasi, terutama ketika berkoordinasi dengan vendor atau pihak lain yang berkaitan dengan keuangan perusahaan.
8. Biasakan Bekerja dalam Tim
Pekerjaan keuangan tidak berdiri sendiri. Kamu bisa saja membutuhkan data dari bagian sales atau operasional, sementara proyek tertentu harus dikerjakan bersama beberapa divisi.
Karena itu, kerja sama dan kemampuan interpersonal juga perlu dibangun sejak kuliah. Kemampuan teknis akan lebih berguna ketika kamu juga bisa bekerja dengan orang lain.
9. Bangun Ketelitian dan Integritas Sejak Sekarang
Data keuangan berkaitan dengan informasi dan aset penting perusahaan. Kesalahan kecil pun bisa berdampak pada laporan dan keputusan bisnis.
Mulai biasakan bekerja dengan teliti, disiplin, bertanggung jawab, dan jujur. Integritas juga penting karena seorang profesional akuntansi dipercaya untuk menangani data yang tidak selalu boleh diketahui semua orang.
Lalu, Bagaimana Membangun Skill Sambil Tetap Bekerja?
Kalau kamu ingin meningkatkan kompetensi tanpa meninggalkan pekerjaan, Program Perkuliahan Karyawan (P2K) STIE Widya Darma Surabaya bisa menjadi pilihan. Waktu kuliahnya lebih fleksibel dan biayanya terjangkau, sehingga kamu tetap bisa bekerja sambil menambah pendidikan, pengalaman, dan skill yang dibutuhkan dunia kerja.
STIE Widya Darma sendiri berfokus pada bidang manajemen dan akuntansi dengan tagline “Berani Kuliah, Siap Mengubah Masa Depan.”
Skill Akuntansi Bisa Dibangun Sebelum Lulus
Kalau kamu sedang mencari informasi jurusan Akuntansi, pilihan kampus, kuliah sambil kerja, tren karier, dan skill yang dibutuhkan dunia kerja, kamu bisa mencari informasinya melalui kelaskaryawan.id. dan stiewidyadarmasby.id. Ikuti juga Instagram dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah agar kamu tidak ketinggalan berita terkini. Jika pilihanmu sudah mantap, kamu bisa langsung daftar kuliah secara online.
Karena kuliah bukan cuma tentang mendapatkan gelar, tetapi juga menyiapkan kemampuan yang bisa kamu gunakan saat bekerja. Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus STIE WIDYA DARMA • Jl. Ketintang No.147-151, Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60243
Tagged (Tags) :
© 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Darma Surabaya. All rights reserved.
STIE WIDYA DARMA